Senin, 13 April 2020

Penaksiran Waktu Tempuh Perjalanan dan Jarak Tempuh


Penaksiran Waktu Tempuh Perjalanan dan Jarak Tempuh 



Dapat dipergunakan Naismith's Rule (aturan Naismith's). Cara tersebut merupakan cara klasik dalam memperkirakan waktu tempuh. Menurut aturan ini, kecepatan rata-rata orang orang berjalan di medan horisontal adalah 5 km/jam dan setiap kenaikan 300 m ditambah 0,5 jam. Untuk kecepatan turun digunakan rumus : Setiap penurunan 300 m, waktu tempuhnya 5 km /jam ditambah 10 menit.

Caranya



Jika direncanakan pejalanan sejauh 10 km dengan pertambahan kenaikan vertikal 600 m, maka waktu tempuh adalah


  • Berjalan sendiri akan lebih cepat dari pada berjalan berkelompok
    • Jalan naik akan lebih lambat 30 menit, jalan turun akan lebih lambat 10, per 300 meter
    • Semakin lelah semakin lambat orang berjalan
    • Membawa beban akan semakin lambat
    • Semakin sulit medan semakin lambat 

    semakin kita terlatih, mengenal lokasi dan tubuh kita sehat kita dapat menempuh lebih cepat.

    Menaksir Jarak 
    Untuk memperkirakan jarak suatu medan dapat digunakan:
    • Cermin Survical          = 1,6 -3,2 km
    • Asap Putih                  = 19,2 km
    • Cahaya senter            = 3,2 km







     

    Menaksir Tinggi

    Menaksir Tinggi


    Menaksir tinggi adalah sebuah ketrampilan dasar yang sering diajar kan dalam kegiatan kepramukan. Menaksir tinggi sebuah obyek baik pohon, tower, gedung dll ada beberapa cara. Tujuan utama adalah agar adik-adik dapat belajar mempertajam logika matematika, berkerjasama dan berkomunikasi.  Ada beberapa cara yang dapat kita gunakan untuk menaksir tinggi. 


    Cara Indian

    Melihat ujung atas pohon yang ditakisir melalui antara kedua belah kaki dilihat dengan kepala. Tinggi pohon adalah separo dari jarak dimana kita berdiri dampai pohon.

    Menggunakan rumus atau pehitungan
    Cara ini yang sering digunakan dalam kegiaan kepramukaan,



    A         : Tongkat yang sudah diketahui ukurannya
    B         : jarak antara tongkat dan pohon
    C         : Jarak tongkat dan pengamat mata
    D         : Tingigi pohon yang ditasir.

    Menggunakan Segitiga Sama Kaki

    Lihat Gambar


    Rumus P = A
    P         = Tinggi Pohon
    A         = Jarak pohon dengan pengamat
    Menggunakan sudut 450 derajat

    Dengan mengalihkan pandangan


    A         = Tongkat pramuka yang sudah diketahui ukurannya
    P         = Tinggi Pohon
    Misal = pengamatan pada tongkat yang dialihkan ada 4 tongkat
    Maka = 4 x A
    Untuk pembanding biasanya kak awang menggunakan balpoint atau pensil, jika ternyata kita coba bandingkan ternyata puncak pohon belum terlihat berarti kita kurang mundur.
    cara ini memang cara paling praktis tetapi juga cara yang paling tidak akurat, keuntungnya adalah kita dapat menaksir tinggi seorang diri. 

    Menggunakan bayangan


    Syarat ini adalah pada siang hari dan bayangan terlihat jelas ditempat yang lapang, bayangan tidak terhalang sesuatu biasanya rentang pukul 09.00-11.00 dan 14.00-16.00, cara ini mendekati akurat tetapi syarat agak banyak.
    • Kita tentukan pohon yang akan di taksir.
    • Cari bayangan pohon nya dan ukur bayangan
    • Selanjutnya kita bisa gunakan tongkat yang sudah tahu ukuran pastinya, cari bayangannya dan ukur.
    • Kita bandingkan tinggi pohon dengan bayangannya dan tinggi tongkat dengan bayangannya


    Ketrampilan Kepramukaan lainnya: 

    Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085743109113 ( hanya  SMS dan Wa, Tidak menerima telp. Mohon memperkenalkan diri terlebih dahulu)
    Info Terbaru

    Trik Semaphore

    Menaksir Kecepatan Arus Sungai

    Menaksir Kecepatan Arus Sungai 



    Sebelum kita menyebrangi sungai, kita terlebih dahulu perkirakan arus sungai nya deras atu tidak. Kita gunakan benda yang terapung. Misal kayu kering atau ranting kering atau daun kering.
    • Tentukan jarak dahulu misal AB = 10 meter di pinggir sungai.
    • Pastikan antar A dan B tidak ada riak atau jeram yang mengganggu benda yang terapung.
    • Lepaskan benda terapung sampai batas, catat waktu dari titik A ke titik B
    • Hitung rumus kecepatan = jarak/waktu
    • Misal waktunya 10 detik maka = 10 m/10 detik = 1 meter/detik atau 60 meter/menit=3600meter/jam
    • 3,6 km/jam
    Setelah ini kita akan belajar ragam ketrampilan menaksir, Setiap Link akan membahas secara khusus mengenai Ilmu menaksir

    Pengertian Menaksir
    Menaksir Lebar
    Menaksir Kedalaman Sungai
    Menaksir Kecepatan Arus
    Menaksir Tinggi
    Menaksir Waktu Tempuh Perjalanan dan Menaksir jarak
    Menaksir Cuaca
    Menaksir Berat 

    Ketrampilan Kepramukaan lainnya: 
    Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085743109113 ( hanya  SMS dan Wa, Tidak menerima telp. Mohon memperkenalkan diri terlebih dahulu)
    Info Terbaru

    Trik Semaphore

    Menaksir Kedalaman Sungai

    Menaksir Kedalaman Sungai



    Menaksir Kedalaman Sungai 

    Sebelum kita menyeberangi sungai, kita harus tahu seberapa dalam sungai tersebut, sehingga kita aman dan dapat mencari tempat yang dangkal. 
    Paling mudah menggunakan batang, galah, bambu atau ranting

    Caranya
    ·         Ambil ranting yang cukup panjang
    ·         Masukkan ke dalam sungai usahakan tegak lurus
    ·         Lakukan di beberapa tempat
    ·         Lalu ukur rata-rata kedalamannya.

    Menaksir luapan sungai ketika banjir
    • Lihat sekirat sungai adalah bekas goresan luapan air
    • Lihat sekeliling sungai adalah ranting kayu yang tersangkut di atas permukaan sungai.
    • Kita akan mengetahui kira-kira jika banjir air seberapa tinggi.
    maka, jika hujan jangan mendekati sungai sampai batas tersebut, walupun tidak deras, kita tidak tahu air bah akan datang manakala daerah hulu hujan deras, akan ada gulungan seperti air bah menuju ke muara

    Untuk kedalaman dapat juga dilihat dari rian air dan riam yang ada
    • Gelombang tegak adalah bagian sungai yang terdalam dan tercepat dibanding dengan bagian sungai yang lain.
    • Bagian luar kelokan sungai adalah bagian yang lebih dalam
    • Bagian ujung lancip dari lidah air adalah bagan yang dalam dibanding ujung dari lidah atasnya.
    Setelah ini kita akan belajar ragam ketrampilan menaksir, Setiap Link akan membahas secara khusus mengenai Ilmu menaksir

    Pengertian Menaksir
    Menaksir Lebar
    Menaksir Kedalaman Sungai
    Menaksir Kecepatan Arus
    Menaksir Tinggi
    Menaksir Waktu Tempuh Perjalanan dan Menaksir jarak
    Menaksir Cuaca
    Menaksir Berat 

    Ketrampilan Kepramukaan lainnya: 
    Kunjungi Perpustakaan Pramuka (khusus buku Kepramukaan) di Kwarcab Kota Semarang. Jl Prof Hamka 234 komplek Kecamatan Ngaliyan. Setiap hari selasa pukul 15.00-17.00 WIB atau Hub kak Awang Wisnuaji  Hub 085743109113 ( hanya  SMS dan Wa, Tidak menerima telp. Mohon memperkenalkan diri terlebih dahulu)
    Info Terbaru

    Trik Semaphore